Kalau dulu liburan identik dengan foto depan landmark terkenal atau checklist tempat wisata popular, sekarang beda cerita. Gen Z punya cara sendiri untuk menikmati sebuah kota, bukan lewat pantai atau gunung, tapi lewat lorong-lorong pasar tradisional yang penuh aroma jajanan.
Fenomena ini dikenal dengan istilah snackpacking, dan tren ini sedang naik daun sebagai gaya liburan baru yang lebih personal, murah, dan penuh cinta.
Buat Sobat Rilex yang penasaran kenapa snackpacking bisa jadi begitu digemari anak muda, yuk kita bahas tuntas di artikel ini.
Apa Itu Snackpacking?
Snackpacking adalah gabungan dari kata snack dan backpacking. Berbeda dengan wisata kuliner biasa yang berfokus pada restoran atau kafe, snackpacking mengajak wisatawan untuk menjelajahi jajanan lokal, terutama di pasar tradisional.
Bagi Gen Z, pasar bukan hanya tempat jual beli, melainkan ruang hidup yang menyimpan cerita, interaksi sosial, dan identitas kuliner suatu daerah.
Lewat snackpacking, generasi muda merasa lebih dekat dengan masyarakat lokal, lebih autentik dalam menikmati sebuah kota, dan lebih bebas menentukan sendiri rute jajanannya. Tanpa harus terikat itinerary kaku ala turis pada umumnya.
Kenapa Snackpacking Digemari Gen Z?

Ada beberapa alasan yang membuat tren ini begitu lekat dengan gaya hidup Gen Z, berikut empat diantaranya:
1. Liburan Jadi Lebih Terjangkau
Jajanan pasar biasanya dibanderol dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong dibanding wisata kuliner di tempat-tempat kekinian. Ini cocok banget dengan gaya hidup Gen Z yang ingin tetap eksplor tanpa menguras budget liburan.
2. Pengalaman yang Terasa Lebih Autentik
Gen Z dikenal sebagai generasi yang haus akan pengalaman nyata, bukan sekadar spot foto. Berinteraksi langsung dengan pedagang, mendengar cerita di balik resep turun-temurun, hingga mencicipi jajanan yang jarang ditemukan di media sosial, memberi sensasi liburan yang sesungguhnya.
3. Konten yang Relate dan Mudah Dibagikan
Suasana pasar yang riuh, warna-warni jajanan, hingga interaksi lucu dengan pedagang, menjadi konten yang relate dan gampang viral di media sosial. Sesuatu yang jadi mata uang sosial bagi anak muda.
4. Mendukung Ekonomi Lokal
Snackpacking secara tidak langsung membantu menghidupkan kembali geliat pasar tradisional yang perlahan mulai naik kelas berkat kehadiran wisatawan muda.
3 Rekomendasi Pasar Tradisional untuk Snackpacking

Kalau Sobat Rilex tertarik mencoba gaya liburan ini, berikut beberapa pasar tradisional yang wajib masuk daftar snackpacking-mu:
1. Pasar Santa, Jakarta
Dulu dikenal sebagai pasar tradisional biasa, kini Pasar Santa menjadi salah satu destinasi favorit anak muda. Di sini, Sobat Rilex bisa menemukan berbagai jajanan kekinian, kopi lokal, makanan tradisional, hingga produk kreatif dari pelaku UMKM.
Perpaduan suasana pasar dengan sentuhan modern membuat Pasar Santa menjadi tempat yang cocok untuk menikmati pengalaman snackpacking.
2. Pasar Ngasem, Yogyakarta
Yogyakarta memang terkenal sebagai surganya kuliner tradisional. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh Gen Z adalah Pasar Ngasem.
Di sekitar kawasan ini, Sobat Rilex bisa menikmati aneka jajanan khas seperti cenil, klepon, jadah, lupis, hingga berbagai makanan tradisional yang masih dibuat dengan resep turun-temurun.
Selain berburu kuliner, suasana kawasan wisata budaya di sekitarnya juga membuat pengalaman berjalan kaki menjadi semakin menyenangkan.
3. Pasar Ceplak, Garut
Kalau sedang berlibur ke Garut, sempatkan mampir ke Pasar Ceplak. Pasar ini dikenal dengan beragam jajanan khas Sunda yang menggugah selera. Mulai dari surabi, burayot, colenak, hingga berbagai camilan tradisional bisa ditemukan di kawasan ini.
Suasana pasar yang masih kental dengan nuansa lokal membuat pengalaman berburu kuliner terasa lebih autentik.
Snackpacking Bukan Sekadar Wisata Kuliner
Di balik tren ini, terdapat perubahan cara pandang Gen Z terhadap liburan. Kini banyak wisatawan muda lebih memilih perjalanan yang memberikan pengalaman, memperkenalkan budaya lokal, dan meninggalkan kenangan yang berkesan dibanding hanya mengunjungi tempat-tempat yang sedang viral.
Snackpacking juga menjadi salah satu cara untuk melestarikan kuliner tradisional Indonesia agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Lengkapi Liburanmu dengan Penginapan Bernuansa Alam

Setelah puas menjelajahi kuliner khas daerah, tentu pengalaman liburan akan terasa semakin lengkap jika diakhir dengan beristirahat di tempat yang nyaman dan menyatu dengan alam.
Bagi Sobat Rilex yang berencana menjelajahi keindahan serta kekayaan kuliner Garut, nantikan kehadiran Garut Mountainview Villas yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Villa ini dirancang untuk menghadirkan suasana tenang dengan panorama pegunungan yang memanjakan mata.
Sehingga, cocok menjadi tempat beristirahat setelah seharian berburu jajanan lokal dan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata.
Jangan lupa juga untuk terus mengikuti news.rilex.id. Temukan berbagai informasi menarik seputar destinasi wisata, tren traveling, rekomendasi kuliner, hingga tips liburan yang akan membuat perjalananmu semakin berkesan.
